we accept the love we think we deserve. 

 – Stephen Chbosky

the-perks-of-being-a-wallflower

Welcome to the island of misfit toys.

diangkat dari novel  Stephen Chbosky, film ini bener – bener bagus dan menarik. Bagus disini maksudnya ngga bikin njelimet dan banyak mikir, juga menarik karena puas “cuci mata” dengan cast nya yang seger seger dan aktingnya bagus. Nad looove Emma Watson, Nina Dobrev,  Logan Lerman dan Mae Whitman. Dan gegara film ini jatuh cinta berat sama Ezra Miller. Woohoo.

Ceritanya mengenai Charlie (Logan Lerman) yang baru memulai kehidupan SMAnya. Charlie agak pemalu, tidak mudah bergaul dan juga tidak populer, makanya digelar wallflower gitu. Charlie sangat pintar, namun kerena tidak populer ia menjadi sangat tertutup, dan Charlie juga memang banyak menyimpan misteri dalam hidupnya, terutama tentang kenangan akan tantenya, Helen. Charlie sering menulis untuk “sahabatnya”, dimana sampai di akhir cerita pun tidak terungkap siapa sahabatnya itu. Yang pasti, sahabat Charlie ketika SMP, Michael, telah bunuh diri tanpa meninggalkan pesan apa – apa kepadanya. Sigh.

Bergabung dengan kelompok nyentrik Patrick  (Ezra Miller) dan saudari tirinya Sam  ( Emma Watson) yang juga kelompok terbuang, Charlie mendapat banyak pengalaman baru dalam hidupnya. Party, kencan, pacaran, dan tentu saja ada bully – bully an juga, namanya juga anak sekolah. Ada konflik yang muncul seperti terungkapnya kalau Patrick itu gay, kakaknya,  Candace (Nina Dobrev) sering dikasari pacarnya, Pacarnya Sam yang ternyata brengsek dan fakta bahwa Sam adalah cinta pertama Charlie serta hubungan Charlie  dengan sang pacar. Hihi spoiler abiiis yak :p nonton deh pasti seru.

Nonton film ini keinget masa SMA, hehe, Nad juga wallflower gitu, ngga populer dan ngga juga mudah bergaul. Temen akrab pun ngga rame, hehe.. tapi masa SMA memang masa paling menyenangkan. I had a great time🙂

 

we-were-infinite1

 

 

We were infinite.

XoXo,

Nadya