Film ini udah lamaaa kesimpan di Soohyun (baca : HDE) nad, tapi belum sempet tonton. Kenapa? Well, nad lebih prefer nonton drama serial terlebih dahulu, sebut saja Glee, Gossip Girl, Modern Family atau sejibun drakor (me lovey Dream High! sekarang lagi ngikutin Babyfaced Beauty, Romance town, City Hunter sampe Miss Ripley) ketimbang film. Padahal ini film udah nad request bener ama sayang *well, forgive me dear*.

Film ini menarik karena, kalau dari sisi nad, adalah pemainnya. Kalau jalan ceritanya sih, so so lah, soalnya agak kurang greget *grade 7 deh.. Kesan jalan ceritanya agak maksa menurut nad. Cumaaa, karena yang main Alex Pettyfer, Vanessa Hudgens, ama Mary-Kate Olsen, nad langsung suka *naik grade 8,5* Buat hiburan ya bolehlah :p Tapi ngga ngebosenin kok! Sungguh hehe ^^ Kesimpulan nad, ini adalah kisah Beauty and the Beast masa kini.

The story goes from, a boy, Kyle Kingson *duuh namanya :p*yang arogan namun populer. Jelas lah ya secara Alex gitu *pacarnya dianna agron kuu* cakepnya ampun – ampunan #garuk-garuktanah. Alex ini adalah anak dari seorang politikan (kayaknya yaa) yang kurang kasih sayang. Jadinya ya gitu deh dia, MENYEBALKAN. Karena dia cakep, Kyle jadi merendahkan orang – orang yang kurang cakep. Oh ya, Kyle ini bersaing untuk mendapatkan tempat sebagai ketua mahasiswa, bersama Lindy Taylor (Vanessa Hudgens).

Karena kesombongannya, Kyle yang mempermalukan Kendra Hilferty (Mary-Kate Olsen), salah seorang temannya yang edgy nan nyentrik *yang pastinya ngga sesuai standar Kyle* terkena kutukan dahsyat. Ya, Kendra adalah seorang penyihir *penyihir stylish hehe*. Kyle dikutuk jadi buruk rupa, dan ia diberi waktu setahun untuk melepas kutukannya, dengan mencari cinta sejati *ditandai dengan wanita itu harus mengatakan I Love You*. Sulit sekali bukan? Mengingat apabila semua orang berpikiran seperti Kyle bahwa orang jelek adalah kelas bawah, dijamin ngga ada yang mau padanya. Kendra ingin memberi pelajaran ke Kyle, walaupun ancamannya menakutkan, kalau tidak ada yang mencintainya selama setahun maka ia akan terus berupa seperti itu. Selamanya!

Kyle lalu hidup terasing, karena ayahnya menyembunyikannya. Kyle tinggal bersama pembantunya, Zola, dan seorang tutor tuna netra yang dikirim ayahnya, Will, untuk menemaninya. Hubungan Kyle dengan Zola menjadi baik, karena Kyle menjadi lebih “ramah” pada Zola. Apakah Zola yang mencintai Kyle? NO! karena Zola itu wanita dari LN *lupa dari mana.. Jamaika?* beranak 3 yang terpaksa ninggalin anaknya demi mencari uang. Dan Will, gurunya adalah seorang tunanetra namun sangat bijaksana dan aneh, hehe.. kocak gitu maksudnya, yang memberikan Kyle nasihat dan menjadi “teman” untuk Kyle.

Karena ayah Kyle tidak pernah mendatangi Kyle *udah janjian selama 3 bulanan tapi ngga pernah datang* Kyle menyadari bahwa ayahnya tidak memperdulikan dia, Kyle malah keluyuran malam itu menuju.. ke kampusnya! Sedang ada pesta disana. Dengan mengenakan hoodie menutupi kepalanya, Kyle melihat keadaan dikampusnya malam itu. And turns out, Kyle melihat kekasihnya, Sloan, sedang bermesraan dengan sahabatnya. Mereka saling curhat kalo sebenarnya mereka ngga suka dan tertekan karena Kyle.

Dan Kyle bertemu Lindy kembali. Dan mereka saling mengomentari tentang mudahnya Sloan melupakan Kyle. “Seperti itukiah cinta?” kata Lindy. Kyle pun jadi terbayang – bayang Lindy, dan sejak saat itu mulai mengikuti Lindy. Hingga suatu malam, Kyle membuat kesepakatan dalam rangka melindungi Lindy dari musuh ayah Lindy, untuk disembunyikan ditempatnya. Lindy menjadi sedih dan marah karena ayahnya mengirimnya ketempat lain, bersama orang yang tak dikenalnya. Ia sedih meninggalkan sekolah dan rutinitas kesehariannya. Saat itulah Kyle mulai mencari perhatian Lindy.

Huwaa, mupeng ngeliat barang – barang yang Kyle belikan untuk Lindy *lucu deh, Kyle malu ketemu Lindy, jadi dia make topeng ala maling, naro barang dipintu trus lari – lari habis ngetuk pintunya*. Menurut Zola, Lindy bukan gadis seperti itu, jadi berpikirlah sesuatu yang menarik Lindy. Kyle membawakan juice kesukaan Lindy. disitulah mereka bertemu pertama kali *pake topeng*. Kyle pun berusaha mencari perhatian Lindy, ketika membaca akun milik Lindy, Kyle tahu Lindy ingin bunga mawar, dan ia pun membuatkan green house untuk Lindy berisi bunga – bungaan. Disitulah perasaan tulus Kyle mulai terlihat. Kyle juga selalu menulis surat untuk Lindy, tapi tak pernah ia berikan.

Akhirnya Kyle dan Lindy bertemu muka, dan Lindy tidak takut dengan Kyle *namanya jadi Hunter*. Mereka sering menghabiskan waktu bersama (well, belajar sih). Will dan Zola benar – benar membantu Kyle. Lama kelamaan waktu setahun hampir habis, dan Kyle mengunjungi Kendra, meminta tambahan waktu, namun jika tidak bisa ia memohon agar Kendra menyatukan keluarga Zola dan mengembalikan penglihatan Will. Namun Kendra berjanji akan melakukannya kalau Kyle berhasil mendapatkan orang yang mencintainya tulus.

Kyle berhasil akrab dengan Lindy, tapi apakah Lindy akan mencintainya?

Fufu, Kyle sangat kecewa karena Lindy hanya menganggapnya teman, padahal, menurut pendapat nad, Kyle sudah beneran suka sama Lindy. Kyle patah hati *bunga bunga nya di greenhouse pun layu hiks*. Kejadian itu terjadi saat Lindy harus pulang karena ayahnya OD. Kyle juga memberikan surat yang selama ini ditulisnya.

Karena kecewa, sejak saat itu Kyle menjauhi Lindy dan mulai menerima kenyataan, namun Zola dan Will mendukung Kyle aka Hunter untuk bertemu Lindy. He did it. Kyle, dengan penampakannya yang “aduhaaai” *kata lain dari syerem* muncul ke kampus saat Lindy akan pergi trip bersama teman kuliah ke macchu picchu *kemana sih itu?haha..ngga gaul nad*

and then, Kyle *Hunter* jujur akan perasaannya pada Lindy *setelah meluruskan salah paham mereka* guess what, Lindy kiss Him! and said the “word”. I Love You! Lindy lalu pergi, dan tanpa menunggu besok, nanti malam ketika Hunter keluar dari gedung, pas ngaca mukanya udah jadi Kyle lagi. Horeee Alex back!! Ternyata Lindy keluar lagi mencari Hunter, dan bertemu Kyle di depan gedung, Kyle berusaha menegur Lindy tapi Lindy agak acuh karena sedang mencari Hunter. Ketika Lindy menelepon Hunter didepan Kyle, handphone Kyle berdering daaan tahulah iya kalau Hunter itu Kyle. Aigoooo,,, Yay yay yay! Kendra juga menepati janjinya dengan memberikan green card untuk anak anak Zola, dan mengembalikan penglihatan Will!

Well, nad suka filmnya. Ringan ngga ribet walau agak lebay.. hehe ..  masa iya transformasinya Kyle sebentar gitu hihi.. tapi ngga papa kok. ngga mengganggu! Recomended buat nonton dvd ama pacar malam minggu kalo lagi ngga boleh keluar rumah ama ortu *lho! Masing – masingnya bisa cuci mata kaaan hehe. Oh ya ini diangkat dari novel, since nad belum baca ya kalo nad udah baca nad cerita yaaa.. takut salah gitu..huhu..

 

XoXo,

Nadya