Pt.5  

-Soo hyun-


Soohyun membanting kacamatanya jengkel.

Dia sedang janjian dengan manajernya di coffee house, akan membicarakan sedikit hal. Padahal hari ini dia kurang enak badan. Secangkir kopi panas mungkin dapat membuatnya segar kembali, pikirnya.

Dia mengenakan syal dan topi agar tetap hangat, dan kacamata menutupi matanya yang memerah. Cuaca sudah mulai mendingin. Sudah mulai bulan oktober.

Ternyata dia malah bertemu dengan gadis yang sangat aneh.

Kelakuannya amat tak wajar, gadis itu terus mengamatiku, sebentar sebentar mengintip dari balik cermin. Mukanya tampak cemas dan gelisah,  Lalu tiba tiba dia pergi, tidak mengambil uang kembalian dan … meninggalkan diarynya.

Ceroboh.

Yang lebih menjengkelkan lagi, dia berteriak agar jangan mengikutinya.

Aku hanya ingin mengembalikan diarynya. Sekarang, apa yang harus kulakukan?

Aku bahkan tidak mengenalnya.

Soohyun membolak balik diary itu, meneliti di sampulnya, mungkin saja gadis itu menuliskan namanya. Tetapi tidak ada. Diary itu hanya berwarna pink polos, tanpa ada corak maupun tulisan.

Dengan hati hati ia membuka diary itu. Sungguh dia tidak bermaksud untuk membacanya, hanya ingin mengetahui identitas sang pemilik.

Soohyun bersyukur, ternyata gadis itu cukup pintar dengan menuliskan namanya diawal halaman. Soohyun tersenyum membacanya.

“MILIK BAE SU JI! KALAU MEMBACANYA MAKA KAU AKAN MATI!!”

Oh, jadi ini milik bae su ji, nama yang unik.

Baiklah.

Tapi maaf ya bae su ji, aku tidak tertarik membacanya.

“Soohyun!” manajer soohyun telah datang.

“ah hyung..” jawabnya.

“Maaf ya memaksamu ke sini, ada yang ingin kusampaikan. Pekerjaan. Pelayan, aku pesan caramel macchiato panas ya”. Pelayan itu mencatat lalu mengangguk patuh dan pergi.

“Hey, itu . . .  milikmu?” manajer soohyun menatap benda yang ada di tangan soohyun, dengan tatapan setengah heran, setengah geli. “untuk apa kau punya cyworld?” guraunya.

“Bukan hyung, ini milik . . .” soohyun tidak menyelesaikan kalimatnya. Dia malah tersenyum.

Lalu menulis di sehelai kertas diary suzy dan merobeknya. Dia menulis nama dan nomor telepon.

“Pelayan!” panggilnya sambil melambaikan tangan.

Pelayan itu menghampiri soohyun.

“Jika ada seorang gadis yang mencari barang miliknya, gadis yang ketinggalan uang  kembaliannya tadi, namanya bae su ji, berikan kertas ini padanya ya.”

Dengan hormat gadis pelayan itu mengambil kertas yang di ulurkan soohyun.

“Ada apa sih?” matanya kembali menatap benda di tangan soohyun. Ah, pasti itu.

“Tidak hyung. Apa yang mau kau bicarakan?”

“Hmm,, begini …”

Coffee House

“Aaah, ini nona, seorang pria menitipkan ini untukmu”

Suzy menatap kertas di tangan pelayan itu dengan seksama, lalu mengambilnya.

“Terima kasih”

Suzy membuka kertas itu, dia mengenali kertas itu sebagai kertas dari diarinya.

“KIM SOO HYUN”

Suzy mengeja sebuah nama. Jadi pria itu bernama kim soo hyun? Dan ada sederet nomor telepon.

Suzy mengambil handphonenya, menekan nomor tersebut.

Tidak di angkat.

Suzy menelepon sekali lagi. Nada menjemukan itu kembali terdengar. Tetap tidak di angkat. Apa dia sedang mengerjai aku? Pikirnya marah.

Rasanya lelah sekali.

Dia terbayang hara dan hyunjae, kedua sahabatnya yang memberikan diary itu.

Terlepas dari segala keresahan akibat isi diarynya, diary itu kiranya lebih penting.

Kedua sahabatnya bisa sedih karena suzy menghilangkan pemberian mereka.

Tiba – tiba handphonenya berbunyi. SMS.

“Suzy, pengambilan gambar untuk  my wedding di mulai dua hari lagi. Persiapkan dirimu”.

Manajernya.

Oh iya, suzy sampai lupa. Dia belum mengambil scriptnya.

Dia harus segera kembali dan mengambil scriptnya.

Soal kim soo hyun itu, nanti dia akan meneleponnya lagi.

Awas kau, kim soo hyun! Rutuknya, meremas kertas pemberian pelayan tadi.

Suzy berlari kembali ke mobil cepat – cepat.

 

Apartement Soo hyun

Soo hyun mengucek matanya.

Menguap lebar.

Setelah tidur seharian rasanya staminanya kembali.

Terdengar suara gemerisik di dapur.

Rasanya hari ini si bibik tidak datang, dan kalau iya itu si bibik bagaimana dia bisa masuk?

Siapa yang datang ke apartemen soo hyun?

Syuting my wedding akan segera di mulai.

Nantikan part berikutnya ya~~~